KENIKMATAN TERTINGGI


Aku menolak penyiksaan diri.aku menginginkan kenikmatan yang mana berganding terbalik dengan konsep shadaka yaitu harus menjalani penyiksaan diri barulah disebut melatih diri,pernah ada Guru Agung,mereka menyepi di dalam pedalamangunung,menjalani pelatihan diri yg sangat menyengsarakan,makan tidak kenyang,berpakaian compang-camping,menerima segala macam siksaan,tujuannya adalah ingin melepaskandiri dari segala macam kilesa duniawi agar bisa terlahir sebagai dewa padaumumnya dalam reinkarnasi pada kehidupan mendatang.di India banyak sadhaka yg menerapkannya,lagipula banyaksekali bentuk dari macam-macam penyiksaan diri; Tidak makan dan tidak minum,membakar tubuh,pantang berbicara sepanjang hidup,tidak mandi dan menyisir rambut dll.Di dalam konsefku,cara berpikirku berbeda dengan orang awam,aku mesti memiliki cukup uang untuk mencukupi hidupku dantidak kuatir lagi itu sudah cukup.Aku ingin minum sedikit arak yg berkualitas agar bisa membuat peredaran darahku lebih lancar,pikiran lebih segar,dan hidup lebih bersemangat,aku ingin sesekali bernyanyi untuk menyingkirkan kesedihan dan kebosanan di dalam hatiku,aku butuh pelayanan wanita untuk membantuku mengurus beberapa tugas keseharianku agar tidak kuatir apapun juga,dengan demikian aku sangat tenang dlm bersadhana.


0 Responses So Far:

Ngiring sareng-sareng Ngelantur