KONSEF-KU TERHADAP UANG


Di dalam kitab sutra yg pernah aku baca tertulis ,”lebih baik mati melarat asalkan menjaga Tao dari pada hidup kaya raya tetapi tidak menjaga Tao”.Lalu “jika hati manusiatidak bisa puas dan banyak menuntut maka dosa akan semakin bertambah.Sebaliknya Bodhisattwa selalu merasa puas sehingga hidap tenang meskipun miskin dan menjaga Tao serta menyadaari bahwa prajna-lah yang satu-satunya karma baik,.” Di dalam Sutra Seratus Nidana mengatakannya,”Sewaktu manusia mencari kekayaan adalah penuh dengan dhuka,walaupun sudah memprolehnya namun harus menjaganya itu juga dukha.Lebih dukha lagi setelah kehilangannya.di dalam tiga masa ini sama sekali tidak ada sukha.” Dari ketiga kutipan sutraini,aku merasakan sikap-Ku terhadap uang adalah; 1.Ada jalan untuk mendapatkannya. 2.Puas diri. 3.Manusia yang sangat melekat pada pikiran untung dan rugi tidak akan bahagia. Dulu sekali,konsep-ku terhadap uang sudah seperti pribahasa,”Pria sejati mencintai kekayaan namun ada jalan untuk mendapatkannya”dan “dengan puas diri maka selalu bahagia”!Aku juga selalu memperingatkan diri-ku sendiri,uang tidak dibawa dating sewaktu lahir dan tidak dibawa pergi sewaktu kita mati,jangan menjadi budak uang,jangan kuatir tentang untung dan rugi benda diniawi ,hidup danmati sudah ditakdirkan,kekayaan dan kehormatan ada di langit,berapa banyak uang yg telah dihamburkan sepanjang hidup maka itulah jumlh berkah yg telah ditakdirkan,semuanya adalah takdir! Aku selalu berpikir bahwa kekuatan yg terhebat dan nomor satu di dunia ini adalah Tao{catatan sang jalan}.Akan tetapi kekuatan yang paling hebat ke 2 di dunia ini adalah “UANG”,Aku sama sekali tidak menyangkal kekuatan “uang”ini.Aku selalu berpikir,Berduit,memang membawa kekuatiran.Akan tetapi kekuatiran dari “berduit”lebih hebat dari kekuatiran dari “tidak berduit”.Maksudku adalah “berduit tentu saja lebih hebat dari tidak berduit.Aku memang menghargai uang,namun aku tahu dengan jelas bahwa uang hanya berguna di dunia saja.Di alam Surga dan Empat alam Suci”uang tidak berguna.Uang tidak berguna bagi rohani .Sadhaka memiliki uang yang berkecukupan sudah bagus.Jika setiap hari memikirkan uang ,setiap hari mencari uang ,ini adalah orang awam,seorang sadhaka harus mengolah batin.Konsef-ku terhadap uang adalah; 1.Netral,2.Tidak ada untung dan rugi,3.Pasrah,4.Berusaha namun tidak melekat,5.Menggunakan dengan benar,6.Menggunakan untuk amal yang bermanfaat bagi dunia. Sejujurnya aku beritahu kepada anda semua,aku bukan seorang yg tergila-gila dengan uang,sebaliknya aku seorang yg meremehkan uang dan mengutamakan kebenaran.Sebab aku tahu uang bagaikan aliran air.Mengalir kesana kemari,dikehidupan kali ini mengalir ke tempat anda,dikehidupan berikutnya mengalir ke tempat orang lain,”uang “bersifat anitya,karena itu kita kenal sebuah peribahasa yg berbunyi “Kekayaan tidak melebihi tiga generasi”jika uang tidak digunakan dengan benar,jika uang tidak dibelanjakan maka uang hanya berupa lembaran kertas,kertas yg tidak ada artinya,berapa banyak uangpun tidak digunakan ,juga sama halnya denga orang miskin,dari penampilan tampak elegan,namuntidak ada manfaat nyata.


0 Responses So Far:

Ngiring sareng-sareng Ngelantur