SATRIA PININGIT TELAH MUNCUL


RATU ADIL TANAH JAWA MUNCUL/CIRI SATRIO PININGIT DAN SOSOK SABDOPALON
MARAKNYA BERBAGAI DI TANAH AIR DITENGARAI SEBAGAI ZAMAN KEBANGKITAN SABDOPALON NOYOGENGGONG.TAPI SIAPA SABDOPALON ITU ?
Memang pesatnya perkembangan islam di tanah jawa telah menimbulkan luka mendalambagi pemeluk agama Buddhi yang disebut-sebut agama leluhur.Apakah setelah melihat beberapa pemimpinmereka,termasuk prabu Brawijaya VIII menyatakan diri bergabung dengan agamabaru itu adalah bujukan dari sunan kalijaga.Sejak saat itu Sabdopalon dan Noyogenggong bersumpah akan membalaskan sakit hati orang jawa.Kelak jika sampai lima ratus tahunbersamaan dengan itu juga akan muncul satria piningit yang akan menentramkan tanah jawa.
BRAWIJAYA
Legenda-legenda itulah yang kemudian membangkitkan berbagai macam persepsi dan harapan.Siapa sebenarnya Sabdopalon itu ?Menurut Panidjo orang ngerti asal Baran Sardonoharjo,Ngaglik,Sleman.Sabdopalon dan Noyogenggong itu tiada lain adalah shanty asma prabu Brawijaya sendiri.Hal itu dilakukan agar dapat meredakan kemarahan Raden Patah,dimana prabu Brawijaya bersedia lengser dan memeluk agama islam yang ditengarai dengan potong rambut dan bersyahadat.Ini semua dilakukan demi keutuhan rakyatnya.Namun shukma sejati yang juga melayungi Prabu Brawijaya tak bersewdia memeluk agama islam.Ini seperti kisah Syeh Siti Jenar sebelum beliau Mukswa dimana ia berpesan akan datang lagi tengarannya jika sudah muncul kebo bule dari Mataram,juga seperti Bung Karno yang menulis bahwa dia akan datang di kemudian hari,TRI SHANDI GAJAH KENCONO(SATRIA PININGIT)yang akan melaksanakan tugasnya di bantu oleh para Tetua Adat dan orang-orang amanah.
CIRI SATRIA PININGIT
Mengenai Satria Piningit ini,banyak kalangan spiritualis yang mengungkapkan bahwa tokoh ini bisa ditemui dalam Samadhi yang mana cirri-cirinya adalah sebagai berikut:postur tubuh sedang tidak kurang dari 170 cm,berat badan kurang dari 68 kg,warna kulit sawo matang(agak putih),rambut panjang sebahu tidak bisa panjang dan tidak bisa pendek tetep begitu adanya tanpa berubah/tanpa menyusut,berpakaian sederhana,di salah satu pipinya ada tahi lalat beralis tebal,tak suka disanjung,namanya berjumlah 9 hurup,memakai nama yang sangat tua.Pandangannya ke depan bahkan melampaui pemikiran manusia pada umumnya.Di daerah tempat tinggalnya disegani banyak orang,tempat tinggalnya berketinggian 90-110 m dari ketinggian laut,kebal shihir,santet dan tenung.Menguasai berbagai macam ilmu,menguasai hakikat alquran,injil,wheda dan ringgit purwa.Seorang yang kotor jiwanya akan merasa pusing jika dekat dengan-Nya.Murah hati kepada siapa saja,dan tak pernah lupa bersyukur kepada Leluhur sampai pada Tuhan Yang Maha Esa.
Itulah sebagian dari ciri satria piningit yang dapat disarikan.Menurut Doktor Sukintara,dia sudah muncul sejak tahun 2007 lalu berada di sebelah timur pulau jawa,kini ketika bangsa ini sedang dilanda kegelapanwacana tentang kebangkitan MAJAPAHIT makin menyeruak,dan itulah saatnya TRI SANDHI GAJAH KENCONO(SATRIA PININGIT )muncul.Karena memang Bung Karno-lah yang member wasiat dengan bersenjatakan keris TEBU WULUNG,TUDANG TUDING SEPERTI ORANG SINTING DENGAN TEMPERAMEN YANG AGAK KERAS.
MELETUSNYA GUNUNG MERAPI
Tugas utamanya adalah menegakkan demokrasi PANCASILA,kebenaran dan keadilan sehingga banyak orang menyebutnya RATU ADIL.Pesan utamanya tegakkan persatuan dan kesatuan bangsa dan juga nama baik NKRI dengan menyebarkan agama/ageman budhi(berbudhi luhur)bergerak dibidang budaya leluhur yang dimaksud adalah:bukan pangkat,bukan kepandaian,bukan kekayaan,bukan para ahli tetapi yang dimaksud budhi luhur adalah kesucian hati,mengenai hal ini Paku Buwono telah menuliskannya secara gambling.Artinya semua itu sebagai Pameling bagi kita semua.Yang mana meletusnya Gunung Merapi merupakan gambaran akan hancurnya angkara murka,orang yang lupa akan Leluhur/nenek moyang akan ngunduh wohing pakerti,artinya yang tidak jujur hancur,yang salah seleh.Jadi dengan demikian,dimasa yang sangat sulit ini tak ada jalan lain kecuali eling kepada wit/leluhur serta taat akan perintahnya untuk selalu waspada terhadap bujukan setan dan dajal-dajal yang masih berkeliaran disekitar kita.
PRASASTI KEBANGKITAN SABDOPALON DI PURI SURYA MAJAPAHIT
Apakah dengan ditandatangani prasasti kebangkitan Sabdopalon(Siwa Buddha)di Puri Surya Majapahit Bali ada kaitannya dengan munculnya satrio piningit?????????silahkan simak di episode berikut……


3 Responses So Far:

"Becik ketitik, Olo ketoro" mengatakan...

Coba ini di link sekaligus dibaca :"

PURI SURYA MAJAPAHIT dan PURA IBU KAWITAN MAJAPAHIT "

Jagad mengatakan...

Mohon maaf ikut Ngelantur dan ikut guyonan karena memang pada jaman kolobendu sekarang ini penuh dengan berbagai macam guyonan dan sandiwara
yang diperankan oleh para penjahat dan pegkhianat yang sedang diberi kesempatan mengelola di bangsa dan tanah air bumi Nusantara ini.Tapi walaupun pelan tapi pasti,sebentar lagi akan habis digilas oleh alam perubahan yang intinya untuk menyambut dan menyelamatkan:Ratu Adil versi Hindu dan Budha , Juru Selamat versi Nasrani , Imam Mahdi versi Islam dan Satrio Piningit versi Kejawen yang sejatinya hanya satu tapi sanggup menyelesaiakan bermacam - macam perbedaan cara mendekatkan diri pada Sang Maha Pencipta .Dan falsafah hidupnya : Kaya tanpa harta , Raja tanpa Mahkota , Panglima tanpa pasukan , dan bertandang tanpa bala tentara dan Menang tanpa merendahkan yang kalah
karena sangat menghormati menghargai Nafas semua insan di muka bumi hanya sekedar titipan Tuhan yang sifatnya hanya batas antara , perantara dan sementara . Trim

PAMOMONGS mengatakan...

nyuwun pangapunten nderek nyimak lan urun rembuk babagan SP ( satrio piningit), bilih wonten jongko joyoboyo ugi sampun kasebat wonten bait 161

bait 161.
dunungane ana sikil redi Lawu sisih wetan (letaknya di kaki Gunung Lawu sebelah timur)
wetane bengawan banyu (sebelah timurnya sungai)
andhedukuh pindha Raden Gatotkaca (rumahmya seperti Raden Gatutkaca)
arupa pagupon dara tundha tiga (berupa Pagupon Burung Dara susun tiga)
kaya manungsa angleledha (seperti manusia yang menoleh ke kanan – ke kiri)

nggih meniko to asal SP mangkene bilih sampun titi wancine dugi. Salam taklim saking sikil redi lawu sisih wetan. Nuwun

Ngiring sareng-sareng Ngelantur